Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring datangnya musim kemarau. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah […]
- ” kata Raja Juli Antoni. Ia menambahkan bahwa pengendalian karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah pusat
- ” ungkap Jeong. Ia memastikan Korea Selatan akan terus mendukung Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia
- akademisi
- aparat keamanan
- dan kelestarian hutan Indonesia tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. (*)
- dan kerja sama yang ada di dalamnya
- dan pengalaman. Hari ini hasil dari kerja keras kita adalah Pusat Manajemen Kebakaran Hutan ini. Tapi yang lebih berharga dari fasilitas ini adalah semangat
- dan praktik terbaik dalam pengelolaan kebakaran hutan. “Lima tahun lalu kita duduk bersama untuk mencari cara terbaik mengatasi kebakaran hutan di Indonesia. Kita berbagi ide
- dunia usaha
- hingga mitra internasional. Karena itu
- kedua negara aktif bertukar pengalaman
- komunikasi yang intensif dan koordinasi antarlembaga harus terus diperkuat agar upaya pencegahan berjalan efektif. “Terus jalin komunikasi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan kolaborasi
- masyarakat
- masyarakat terlindungi
- pemanfaatan teknologi
- pemerintah daerah
- pemerintah siap melindungi warga negara kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Negara hadir untuk mencegah kebakaran hutan
- pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan ketika kebakaran terjadi
- persoalan besar seperti karhutla dapat kita selesaikan bersama
- pikiran
- serta pemeliharaan keberlanjutan program pengendalian karhutla. Sinergi internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem pencegahan nasional sehingga risiko kebakaran dapat ditekan
- teknologi
- tetapi juga mengutamakan berbagai langkah pencegahan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. “Perintah Bapak Presiden Prabowo jelas
